12 Alasan Mengapa Harus Memiliki Emas Sekarang (Bagian-2)

12 Alasan Mengapa Harus Memiliki Emas Sekarang (Bagian 2)

12 Alasan Mengapa Harus Memiliki Emas Sekarang (Bagian 2)

Lanjutan dari 12 Alasan Mengapa Harus Memiliki Emas Sekarang (Bagian-1)

7. Munculnya Chindia

China dan India, dengan hampir 40% dari populasi dunia, meskipun hanya setara 15% dari nominal PDB global, keduanya berkembang pesat. Meskipun akan ada banyak gangguan tak terelakkan, PDB kedua negara meningkat secara keseluruhan dan GDP per kapita, pada tingkat yang cukup cepat. Pembangunan China agak lebih maju dari India, namun sepertinya India akan dapat menyaingi dalam waktu dekat.

Setelah bertahun-tahun, dua raksasa yang sedang berkembang ini mulai menemukan beberapa kesamaan lahan yang subur. Manfaat ini tidak hanya untuk mereka, tapi juga untuk ekonomi global pada umumnya. Penting untuk dicatat bahwa mereka memiliki model ekonomi saling melengkapi, dengan China berfokus pada manufaktur dan India pada layanan, termasuk TI. Kedua negara memiliki afinitas budaya yang kuat dengan emas dan kelanjutan pertumbuhan GDP per kapita kemungkinan akan mendukung permintaan emas dalam jangka menengah hingga jangka panjang.

8. Valuasi Pasar Ekuitas

Mengingat pentingnya pasar global, kita perlu menempatkan nilai saham di Amerika Serikat. Sedikit sekali ada yang pertanyaan terlepas dari rasio pasar metrik yang akan Anda gunakan, pasar ekuitas dihargai sangat tinggi. Pertumbuhan laba telah melampaui pertumbuhan pendapatan secara substansial dalam beberapa tahun terakhir, sebagian besar sebagai akibat dari dikuranginya biaya utang (sebagai akibat dari penekanan tingkat bunga) dan pengurangan biaya yang sangat aktif, sering dalam bentuk penghematan biaya tenaga kerja. John Maynard Keynes megatakan: “Pasar bisa tetap irasional lebih lama daripada kemampuan Anda membayar hutang”. Namun, mengingat koreksi harga emas telah bertahan selama beberapa tahun terakhir, bisa dipastikan bahwa, ia akan memiliki nilai yang lebih baik di masa depan.

9. Diversifikasi

Dimanapun Anda menabung dan berinvestasi, diversifikasi adalah kunci. Anda bisa lebih agresif atau defensif dalam pendekatan investasi, tergantung di tahap mana Anda hidup, namun Anda tidak boleh mengabaikan nilai dan manfaat diversifikasi. Banyak kisah-kisah individu bangkrut atau perusahaan tutup karena menempatkan semua “telur” dalam satu keranjang.

Ada berbagai teori alokasi aset, seperti portofolio permanen, yang sebagian besar beroperasi di bawah premis bahwa kelas aset yang berbeda maka performanya juga pasti berbeda tergantung pada kondisi ekonomi. Meskipun bisa meyakinkan pendapat bahwa pendekatan moneter modern seperti penekanan suku bunga dan pencetakan uang yang memberi efek kenaikan kepada semua aset, hanya sedikit keraguan bahwa tingkat tertentu diversifikasi memang sangat penting. Akan menjadi bijaksana untuk memasukkan alokasi aset keras (emas dan logam mulia) dalam portofolio manapun.

10. Menghilangkan Risiko Counterparty

Dalam dunia yang sangat financialised hari ini, satu entitas aset sering berarti kewajiban (liabilitas) entitas lain – pada dasarnya, ada pemilik, dan ada yang berhutang – dan ini jelas menciptakan risiko counterparty. Ambil contoh yang sederhana seperti uang tunai yang Anda punyai di Bank – bagi Anda merupakan aset namun bagi bank adalah kewajiban – dan karenanya, untuk Anda, menciptakan risiko. Jika Bank mulai memberi hutang melalui modal itu dan mencapai titik kebangkrutan, Anda mungkin menjadi kreditur tanpa jaminan.

11. Sejarah

Sejarah emas telah terbukti sangat sukses sebagai penyimpan nilai. Sementara inflasi telah memiliki cara untuk menghabiskan nilai mata uang fiat, menghancurkan daya beli Anda memegangnya. USD diperkirakan kehilangan 98% daya belinya sejak pembentukan Fed pada tahun 1913. Emas terus mampu mempertahankan daya beli terhadap jumlah barang yang sama selama berabad-abad. Satu ons emas bisa membeli toga berkualitas di jaman Athena dulu seperti saat ini dapat Anda gunakan untuk setelan baju standar.

Mengejutkan, meskipun USD hanya mampu membeli sekitar 2% dari satu abad yang lalu, sebenarnya ia salah satu yang terbaik di ranah mata uang fiat – Anda cukup melihat Zimbabwe untuk melihat kerusakan nyata daya beli mata uang fiat. Jika Anda melihat emas sebagai ‘tabungan’ dan repositori nilai, sejarah tidak diragukan lagi di sisi Anda.

12. Asuransi

Emas terus memiliki peran yang sah untuk menjadi asuransi bagi portofolio Anda secara keseluruhan menghadapi risiko sistemik yang sedang berlangsung, dan volatilitas (dan potensi kegagalan) yang melekat di sistem keuangan global saat ini.

Demikianlah selusin alasan kuat untuk berinvestasi di emas.

sumber : http://www.mineweb.com/news/gold/12-reasons-to-own-gold-now-part-2/

4 Comments

  1. Pingback: 12 Alasan Mengapa Harus Memiliki Emas Sekarang (Bagian-1) - Investasi Emas Indonesia

  2. Blog Hijab Dan Tips Fashion Muslimah

    30 December 2015 at 3:00 pm

    keren yah investasi ems, keren lagi invesasi rumah dan tanah :D

  3. Joko Suryanto

    12 July 2016 at 10:38 pm

    PT. CSI Group memberi solusi keuangan anda KME (Konsorsium Mendulang Emas) dan di bawah naungan pemerintah NKRI 100% Aman, Prospektif dan Menguntungkan.
    FIX PROFIT 5% Flat Kontrak di Notariskan, Exp Invest : 100.000.000 / bln 5000.000 200.000.000 / bln 10.000.000 300.000.000 / bln 15.000.000 400.000.000 / bln 20.000.000 500.000.000 / bln 25.000.000

    PT. CSI Group Cab. Tanjung Jabung Barat – Jambi Hp. 085279225219 website : http://www.csicenter.co.id

  4. Investasi Emas

    23 September 2016 at 3:39 pm

    Izin share tulisan di atas, sangat bermanfaat sekali. :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *