Investasi Emas, Jadikan Bank Sentral Anda Sendiri !

Analisa Investasi Emas ini disusun dari kultwit oleh @endykurniawan

Endy J KurniawanRasanya sepakat hasil wawancara Reuters dengan Gold Core. Akhir tahun emas akan berada pada harga berapa ? Pernah saya sebut saat wawancara di MetroTv adalah $1450 / troy onz. Dengan kurs IDR terhadap USD saat ini (semoga tidak terus melemah), harga emas di USD 1450 ‘serasa’ di USD $1600 tahun lalu.

USD melemah karena US masuk ke fase yang sama seperti Euro (Yunani, Portugal, Perancis) yaitu krisis hutang. Sementara Jepang & UK (United Kingdom) krisis fiskal.  Emas terbantu menguat karena permintaan Cina yang kembali meningkat.

Masih ingat negara besar seperti China, Rusia dan Turki menaikkan cadangan emas-nya dalam waktu 10 tahun terakhir ini ? Dan juga Jerman & Venezuela mengangkut pulang emas mereka yang ada di New York ? Bank Sentral Italia juga tetap memegang emas dalam jumlah besar. Mario Draghi (ECB) mengatakan : “Jangan coba-coba menjual emas itu”. Bahkan US Treasury baru saja juga mengatakan hal yang senada beberapa waktu yang lalu.

Investasi Emas Sebagai Cadangan

Cadangan Emas Bank England, Image Credit Flickr lisensi Creative Commons

Cadangan Emas Bank England, Image Credit Flickr lisensi Creative Commons

Bagi negara-negara dengan mata uang selain US Dollar, emas adalah satu-satunya cadangan devisa yang bisa menyelamatkan ekonomi negara mereka, kata Draghi. “In the case of non-dollar countries, gold gives you a value-protection against fluctuations against the dollar”.

Selain itu Draghi jugan mengatakan, “Hold Gold – there are several reasons, risk diversification and so on”. Kalau Euro seberbahaya itu, apalagi kita. Ia melanjutkan, “So that’s why central banks which have started a program for selling gold a few years ago, substantially I think stopped”. Intinya jikadulu Bank Sentral memulai program penjualan emas, maka sekarang mereka pasti akan berhenti.

Jadi meski bankir berdebat soal apakah emas perlu dikoleksi dan dianggap sebagai aset, Bank Sentral dunia masih tetap mengoleksinya. Bahkan meski emas saat ini tidak dalam kondisi Bullish (artinya tidak dalam posisi diminati untuk dibeli), Draghi sendiri malah menganjurkan Bank Sentral menahan cadangan emasnya. Lebih lanjut Draghi mengatakan, “Plans of never selling it (Gold). It to be “unwise” to sell core gold holdings.” Kira-kira artinya rencanakan untuk tidak pernah menjual emas, menjualnya sangat tidak bijak.

Ada informasi bahwa Rusia baru meluncurkan produk ETF (Exchange Traded Fund atau reksadana yang diperdagangkan) berbackup emas fisik di Moscow dan Irish Exchange. Inggris juga menahan ekspor emas ke Swiss, dan ekspor emas fisik ke Hong Kong dan UAE juga turun. Mereka alokasikan untuk cadangan dalam negeri mereka sendiri.

Jika seluruh Eropa sadar diri, juga karena dianjurkan oleh Draghi untuk menahan emas di dalam negeri, maka suplai turun tentu saja akan turin. Potensi harga naik.

“Be our own central bank”, kata ekonom Marc Faber. Kalau keuangan negara di Eropa dan bahkan Amerika saja masih dijaga dengan backup emas – demikian juga seharusnya ekonomi keluarga kita sendiri. Mungkin hari ini emas naik 3,5% atau USD 40 dari minggu lalu. Tapi apakah bijak melepas emas kecuali memang dibutuhkan dananya ?

Investasi emas dengan terencana, investasi yang diarahkan tujuannya. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *